19 Agustus 2026

Profesional, Unggul dan Berakhlak Mulia

Keberkahan Puasa di Bulan Ramadan dan Sikap Umat Muslim

Keberkahan Puasa di Bulan Ramadan dan Sikap Umat Muslim
Oleh : Tiara Nurul Inayah
(Mahasiswa STAI Al-Gazali Bulukumba)

 

Bulan Ramadan tahun ini yang telah diumumkan pada sidang isbat oleh Kementerian Agama RI bahwa 1 Ramadan 1443 H jatuh pada hari Ahad, 3 April 2022. Terdapat banyak kelebihan dan keutamaan bulan ramadan dibanding bulan – bulan lainnya dimana dibulan ramadan ini ada banyak peristiwa – peristiwa istimewa yang terjadi di zaman dahulu terutama pada masa Nabi Muhammad saw.

Puasa dalam bahasa arab berasal dari kata shaum atau shiyam yang artinya menahan. Sedangkan, pengertian puasa menurut Mazhab Imam Syafi’i dalam kitabnya Fiqih Al – Manhaj merupakan kitab fiqih yang disusun oleh Dr. Musthofa Al-Bugho dan Ulama lainnya berdasarkan mazhab Imam Syafi’i dijelaskan bahwa Puasa dalam bahasa arab disebut (ash-Shiyam) yang secara bahasa berarti al-imsaaku anisy-syai’i yakni menahan dari sesuatu baik perkataan ataupun makanan.

Dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu Wata’ala menceritakan tentang Maryam, “Sesungguhnya aku telah bernazar berpuasa untuk Tuhanku Yang Maha Pengasih” (QS Maryam:26) Maksud dari ayat tersebut maryam bernazar tidak akan berbicara dengan siapapun. Adapun puasa yang dimaksud dalam terminologi syari’at adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari disertai dengan niat. Berpuasa dibulan ramadan merupkan kewajiban bagi setiap umat muslim untuk berpuasa. Mengapa puasa dibulan ramadan wajib ? salah satu jawabannya karena ibadah puasa dibulan ramadan termasuk bagian dalam rukun islam.

Kewajiban puasa ramadan telah dijelaskan oleh Allah dalam Q.S Al- Baqarah :183 “Wahai orangorang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orangorang sebelum kamu agar kamu bertakwa”. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh  Bukhari Muslim  Rasulullua bersabda ; “Islam dibangun di atas lima rukun: syahadat laa ilaaha illallah muhammadar rasulullah, menegakkan salat, membayar zakat, haji, dan puasa ramadan.

Jadi, kita sebagai umat muslim tidak ada alasan untuk tidak berpuasa kecuali karena ada alasan yang syar’i tidak berpuasa. Tapi banyak orang di kota – kota besar sana yang enggan untuk berpuasa ramadan dikarenakan alasan pekerjaan yang berat mulai pagi hingga malam dan ini merupakan salah satu alasan yang tidak logis karena selagi masih bisa dan sehat untuk berpuasa kenapa mesti tidak berpuasa ?. Satupun puasa yang bolong dibulan ramadan itu wajib untuk diganti lain hari bagi yang orang yang sudah berumur baligh bahkan Rasulullah pun menegaskan didalam sabdanya, Dari Talhah bin Ubaidillah ra, bahwa seorang datang kepada Nabi dan bertanya, “Ya Rasulullah, katakan kepadaku tentang puasa ?” Beliau menjawab,”Puasa Ramadan”. “Apakah ada selain itu?”, Belau menjawab, “Tidak”, kecuali Puasa Sunnah.” (HR. Bukhari Muslim) Dari hadits tersebut rasulullah menyebut puasa ramadan paling pertama dan ini sudah menunjukkan puasa ramadan itu wajib untuk dilaksanakan bagi umat muslim di seluruh dunia.

Pahala dan Pengampunan Dosa

Disinilah keberkahan bulan ramadan orang-orang yang sebelum ramadan bisa dibilang belum tergerak hatinya untuk ke masjid tapi saat masuknya bulan ramadan orang-orang dengan mudah melangkahkan kakinya menuju masjid terutama untuk kaum laki-laki. Bulan Ramadan ini kita harus semaksimal mungkin untuk beribadah dan yang paling baiknya bisa menjadi kebiasaan terus menerus saat keluar dari bulan ramadan nanti. Oleh karena itu, kita harus memanfaatkan bulan ramadan ini untuk beribadah sebaik yang kita bisa karena ada banyak ibadah yang bisa dilakukan dan yang paling baiknya pahala di bulan ramadan dilipatgandakan oleh Allah.

Barangsiapa yang pada bulan itu mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu kebaikan, nilainya seperti orang yang melakukan perbuatan yang diwajibkan pada bulan lainnya dan barangsiapa yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan 70 kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Keutamaan sedekah adalah sedekah pada bulan ramadan”. (HR. Bukhari Muslim)

Alhamdulillah banyak orang di luar sana yang sadar dengan menebar kebaikan dibulan ramadan dan melakukan berbagai aktivitas yang bermanfaat seperti berbuka puasa bersama, bagi-bagi takjil di jalanan, bagi-bagi sembako kepada yang tidak mampu, serta melakukan tadarrusan bersama di masjid atau paling tidak tadarrusan di rumah bersama keluarga. Keistimewaan bulan ramadan juga yang tidak lupa umat muslim kerjakan yaitu selalu berdo’a dan meminta ampun kepada allah dengan semaksimal mungkin dalam Shahih Bukhari : 37 menerangkan bahwa Rasulullah bersabda : ”Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosadosanya yang telah lalu”.

Masih banyak keistimewaan-keistimewaan bulan ramadan yang tidak dapat kita hitung cukup kita sebagai umat muslim untuk melaksanakannya karena bulan ramadan hanya datang sekali dalam setahun dan tidak datang dua kali ataupun tiga kali. Bulan ramadan adalah bulan yang paling dinanti oleh umat muslim. Salat Tarawih yang hanya dapat dikerjakan di bulan ramadan saja ini juga merupakan ibadah yang patut di perhatikan dan dilaksanakan. Orang-orang dengan bahagia melangkahkan kakinya menuju masjid bagi yang ingin melaksanakan salat tarawih secara berjam’ah dan dapat juga dikerjakan di rumah sendirian atau berjama’ah bersama keluarga.

Apapun ibadah yang kita lakukan yang penting dengan dasar hati ikhlas dengan penuh kesabaran Allah Azza Wa Jalla pasti akan rido kepada hambanya. Meningkatkan kesabaran dalam diri juga sangat penting seperti, sabar menahan amarah maupun sabar dalam menjauhi hal – hal yang dilarang oleh allah untuk dilakukan. Karena allah telah menjelaskan pahala bagi orang – orang yang sabar. “Sesungguhnya orangorang yang bersabar itu diganjar pahala oleh Allah tanpa batasan” (QS. Az-Zumar :10)

Bulan suci ramadan mengandung pahala yang berlipat dan luasnya pengampunan yang Allah Azza Wa Jalla memberikan kesempatan kepada hambanya untuk melakukan ibadah kepada-Nya. Dijelaskan bahwa dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda ; “Ketika Ramadan datang, semua pintu surga dibuka, pintu neraka semuanya ditutup, dan setan dibelenggu didalamnya,”. (HR. Bukhari Muslim)

Imam besar An-Nawawi dalam Syarah Muslim menjelaskan, makna keutamaan Ramadan dalam hadits diatas mengisyaratkan bahwa Allah memberi beragam kesempatan beramal bagi para hambanya. Seperti, puasa ramadan hingga salat tarawih di malam harinya. “Allah membuka berbagai macam ketaatan pada bulan ramadan bagi para hambanya yang tidak dijumpai pada selain bulan ramadan”.Bahkan, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menyebutkan, makna pintu surga dibuka artinya sama dengan hati umat muslim yang terketuk mengerjakan amal soleh selama bulan ramadan. Hal itupun yang kemudian menyebabkan pintu-pintu di surga mulai terbuka. Dan sebaliknya pintu neraka semuanya ditutup dan setan dibelenggu dalam hadits tersebut memiliki beberapa arti tersendiri.

Di bulan ramadan umat muslim terketuk hatinya untuk menjauhi amal keburukan hingga pintu neraka tertutup dan setan dibelenggu. Begitu banyak keberkahan yang ada dibulan ramadan tinggal kita sebagai umat muslim bagaimana cara menyikapinya agar tidak terlewatkan begitu saja dan waktu tidak terbuang sia-sia. Wallahu A’lam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.