PENGARUH KOMPETENSI TECHNOLOGICAL PEDAGOGICAL CONTENTKNOWLEDGE (TPACK) TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA ARABMAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU MADRASAHPADA STAI AL-GAZALI BULUKUMBA
Abstract
Transformasi digital dalam pendidikan menuntut calon guru memiliki kompetensi yang mampu
mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan penguasaan materi pembelajaran secara utuh.
Kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) menjadi salah satu
kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah
Ibtidaiyah (PGMI) sebagai calon pendidik abad ke-21. Namun, kemampuan mengintegrasikan
teknologi dalam pembelajaran Bahasa Arab masih menjadi tantangan sehingga berpotensi
memengaruhi hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh
kompetensi TPACK terhadap hasil belajar Bahasa Arab mahasiswa Program Studi PGMI STAI
Al-Gazali Bulukumba. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex
post facto. Sampel penelitian berjumlah 65 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik
proportionate random sampling. Data kompetensi TPACK dikumpulkan melalui angket skala
Likert, sedangkan data hasil belajar diperoleh melalui dokumentasi nilai mata kuliah Bahasa Arab.
Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana dengan
bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi TPACK
berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Arab dengan nilai signifikansi
0,000 (p < 0,05) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,341. Hasil ini menunjukkan bahwa
kompetensi TPACK memberikan kontribusi sebesar 34,1% terhadap hasil belajar Bahasa Arab,
sedangkan 65,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil penelitian menegaskan
bahwa kompetensi TPACK merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan hasil belajar
Bahasa Arab, khususnya melalui kemampuan mengintegrasikan teknologi, strategi pedagogis, dan
penguasaan materi pembelajaran. Oleh karena itu, penguatan kompetensi TPACK perlu menjadi
bagian integral dalam pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran di Program Studi PGMI
guna menghasilkan calon guru yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan
pendidikan di era digital.
